UTS PENCAK SILAT SIKAP DAN GERAKAN DASAR PENCAK SILAT (PAKET 01)
FAJAR ARBI RAJABI CHOIRI
20060484078
2020B
SIKAP DAN GERAKAN DASAR PENCAK
SILAT
Pada beladiri pencak silat, sikap merupakan hal yang penting
sekali dalam mengambil gerak-gerak selanjutnya. Sikap dan gerak akan
mempengaruhi bentuk-bentuk pembelaan dan serangan. Dalam pencak silat, dikenal
istilah jurus, jurus adalah dasar pencak silat yang merupakan senjata anatomi
tubuh untuk mempertahankan diri dan batas
serangan. Antara penyerang dan yang mempertahankan saling menggunakan
jurus-jurusnya. Sikap dan gerak itu narti mempengaruhi juga posisi. bila posisi
atau kedudukan sikap kita baik, mudah untuk memunahkan serangan lawan dengan jurus-jurus
yang kita kehendaki.
Sebaliknya bila posisi atau kedudukan kita kurang baik,
sukar untuk melaksanakan gerakan dengan baik. Bila kita mempunyai posisi yang
baik akan lebih menguntungkan, lebih banyak kemungkinan melindungi bagian yang
lemah dari tubuh kita sendiri, dan
dapatmembatas menyerang bagian-bagian
yang lemah dari lawan.
Sebaliknya bila posisi lemah atau kurang baik, kita mudah
diserang bagian-bagian lemah kita, sehingga posisi kila rusak, sikap dan gerak
kita kacau dan kurang terkontrol.
Pencak silat yang baik selalu berupaya agar pihak lawan
selalu berada dalam posisi kedudukan yang tidak baik, misalnya dengan sikap dan
gerak tipu menghilangkan keseimbangan lawan, sapuan kaki, ungkitan
terhadari lawan dan sebagainya. Sikap
dan gerak sebagai dasar pencak silat harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh.
1. Sikap
Dasar Pencak Silat.
Pembentukan sikap merupakan dasar dari pembentukan gerak
yang meliputi sikap jasmaniah dan rohaniah. Sikap jasmaniah, ialah kesiapan
fisik tubuh untuk melakukan gerakan-gerakan
dengan kemahiran teknik yang baik. Sikap rohaniah, ialah
kesiapan mental dan pikiran untuk melakukan tujuan dengan waspada, siaga
praktis dan efisien.
a.
Sikap berdiri.
Sikap berdiri pada pencak silat garis besamya ada tiga
sikap, antara lain :
1)
Sikap
berdiri tegak
2)
Sikap
berdiri kangkang
3)
Sikap
berdiri kuda-kuda.
1) Sikap berdiri tegak.
-
Badan
tegak lurus, pandangan ke depan, bahu, dada, perut wajar, rilex.
-
Tumit
rapat, telapak kaki membuat sudut 90 derajat.
-
Berat
badan pada kedua kaki
-
Bernafas wajar, melalui hidung.
Sikap berdiri tegak sesuai dengan sikap kedua tangan dapat dibedakan menjadi 4 (empat) sikap tegak
:
-
Sikap
tegak 1, kedua lengan dan tangan lurus di samping.
-
Sikap
tegak 2, kedua tangan mengepal berada di pinggang
-
Sikap
tegak 3, kedua
tangan mengepal di dada
-
Sikap
tegak 4, kedua tangan silang di dada
Sikap tegak 1 digunakan untuk :
- Sikap slap, pada waktu berbaris
- Melakukan pemusatan diri, berdoa
- Sikap awal melakukan gerakan
Sikap tegak 2 dan 3 digunakan untuk :
- Sikap awal melakukan gerakan dasar
- Sikap awal melakukan elementer.
Sikap tegak 4 digunakan untuk :
- Sikap awal melakukan gerakan teknik
- Sikap awal melakukan sambung/bertanding
Sikap salam atau menghormat
Dari sikap tegak 1, kemudian dua telapak tangan merapat di
depan dari a disertai dengan
anggukan kepala, kemudian kernbali ke sikap tegak 1 lagi.
2. Sikap Salam/Menghormat
Sikap menghormat dilakukan pada waktu :
a.
Setiap
awal dan akhir pelajaran/lalihan kepada guru pelatih.
b.
Memberi
salam kepada teman.
Memakai dan mengakhiri perrnainan/pertandingan.
Sikap bersyukur/berdoa/memusatkan diri.
Merentangkan kedua lengan ke atas, pandangan ke atas
menjelang sikap berdoa rapatkan kedua tetapak tangan di atas kepala turunkan di depan dari a, tundukkan
kepala ditanjutkan sikap berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sikap berdoa dapat
juga dengan mengambil sikap tegak 1 tundukkan kepala ke bawah.
Sikap bersyukur/Berdoa/Memusatkan Diri
Sikap istirahat
Dengan merentangkan kaki kiri ke samping,
pergetangan tangan kiri dipegang tangan kanan, ibu jari melingkar. Dan sikap
istirahat ke sikap tegak 1, kaki kiri
dirapatkan ke kaki kanan.
Sikap istirahat ini dilakukan pada waktu mendengarkan petunjuk atau petuah guru. Konsentrasi dan indera dipasang baik-baik.
Sikap Istirahat
1) Sikap berdiri kangkang
Sikap berdiri kangkang adalah sikap dasar untuk langkah
dan kuda-kuda. Titik pertemuan garis-garis sikap menunjukkan fisik berat badan, agar kedua kaki sama simetris. Cara mengambil
sikap dengan :
- merentang kaki kiri ke kiri, atau merentangkan kaki kanan
ke kanan, atau
- loncatan kecil merentangkan kedua kaki langsung membentuk
sikap kangkang.
Sikap Berdiri Kangkang
Latihan sikap berdiri kangkang, dimulai dari sikap tegak
1, melaksanakan sikap kangkang tiga cara ganti berganti pandangan tetap kemuka. kedua tangan mengepal berada
di pinggang.
1)
Sikap
berdiri kuda-kuda
Kuda adalah posisi tertentu, sebagai dasar tumpuan untuk melakukan sikap dan gerakan balasserang. Masalah posisi dalam pencak silat, pada hakikatnya sebagian besar adalah masalah kuda-kuda. Banyak ragam bentuk kuda-kuda, setiap kedudukan kaki dinamai kuda-kuda. Pada waktu melakukan kuda-kuda keseimbangan badan penting sekali, karena bila keseimbangan bar' kita tidak benar, akan mudah jatuh, lebih-lebih bila yang menyerang itu melakukan dengan tenaga yang kuat.
Perlu kita ketahui
adanya dua macam keseimbangan badan yaitu keseimbangan badan dalam keadaan berhenti dan dalam keadaan
bergerak. Pada keseimbanganbadan yang
bergerak itu tidaklah mungkin, dan tidaklah tepat bila
kedudukan kaki dilaksanakan sekuat-kuatnya, karena tidak akan mampu atau sukar melakukan gerak yang efektif.
Dalam sikap kuda-kuda, badan dalam keadaan seimbang; tetapi dapat mudah bergerak. Hal ini berkaitan dengan kepentingan bagi
posisi kita baik dalam keadaan berhenti, maupun dalam keadaan kita bergerak.
Sikap berdiri kuda-kuda terdiri :
a)
Kuda-kuda
depan
b)
Kuda-kuda
belakang
c)
Kuda-kuda
tengah
d)
Kuda-kuda
samping
e)
Kuda-kuda
silang, terdiri dari :
- Kuda-kuda silang depan.
- Kuda-kuda silang belakang
a)
Kuda-kuda
depan
Untuk melatih kuda-kuda depan, kita pergunakan garis 8
penjuru mata angin. Dimulai dari berdiri di tengah-tengah titik 0. Bergerak
kaki kin dulu atau kanan, berat badan dilimpahkan pada arah depan, jadi titik
berat badan berada sedikit pada kaki depan.
Kuda-kuda Depan dengan Maju/mundur
Dan sikap awal tegak 2, geser kaki kanan ke depan menjadi
kuda-kuda depan, tarik kaki kanan kembali sikap semula. Geser kaki kiri ke belakang mejadi kuda‑kuda depan dengan mundur tarik
kaki kiri ke depan kembali sikap semula, sikap
tegak 2. Pada dasamya sikap kuda-kuda depan di rnulai
dari sikap awal sikap tegak 2, kemudian kaki kiri atau kaki kanan digeser ke
arah sesuai dengan arah delapan penjuru mata angin (lihat gambar dibawah).
Setelah kaki berhenti melangkah/bergeser titik berat
badan harus
tetap di
tengah, tidak bergoyang-goyang, kaki belakang ditekuk sedikit, tidak boleh
lurus.
Arah delapan
penjuru mata angin
1) Sikap
Khusus.
Sikap khusus yang
penting adalah tegak satu kaki. Dalam cerita silat terkenal, dengan nama ayam jantan emas berdiri satu kaki. Elakan burung bangau Nusantara juga disebut panccr
atas . Sikap tegak satu kaki ini merupakan dasar melatih keseimbangan yang
perlu untuk gerak pembelaan maupun serangan.
1)Sikap khusus antara lain : sikap tegak satu kaki, sikap harimau/merangkak, sikap monyet, sikap naga dan sebagainya.
2)Sikap harimau
dimulai dari sikap awal kuda-kuda depan, turun pelan-pelan dibantu dengan kiri.
3)Sikap monyet, gerakannya lucu, tapi penuh serang, bela geser gesit,
terampil, serangan tidak diduga.
a)
Kuda-kuda
belakang
Berat badan kuda-kuda belakang dilimpahkan pada kaki
belakang. Tumit yang dipakai tumpuan segaris tegak dengan panggul kita. Badan
jangan condong kebelakang atau ke depart, demikian juga jangan miring kiri atau
ke akan kaki depan menapak tumit atau ujung kaki saja. Kuda-kuda belakang
banyak terpakai, yaitu dipakai untuk mengelak, menghindar. Selain untuk
mengelak terhadari serangan lawan
kuda-kuda belakang juga berguna untuk menyerang.
Kuda-kuda belakang
Serong kanan depan
Serong kiri
depan
Samping kiri
Serong kiri
belakang
Serong kanan
belakang
Dari sikap awal sikap tegak 2, kaki kiri mundur ke belakang membuat posisi kuda-kuda helakang, kembali ke sikap tegak 2 pada titik 0. Demikian juga bila kaki kanan mundur ke belakang membuat posisi kuda-kuda belakang. Bila mundur serong kiri belakang atau serong kanan belakang membuat posisi kuda-kuda belakang.
a)
Kuda-kuda
tengah.
Kuda-kuda tengah adalah kuda-kuda yang kuat, banyak dilakukan pada serangan atau tangkisan yang agak rendah. Pada kuda-kuda tengah keseimbangan badan ada di tengah tengah. Dan pinggang sampai kepala harus lurus dan tegak.
Pandangan ke
depan, kedua lutut segaris tegak lurus dengan ibu jari kaki kiri
dan kaki kanan.
Kuda-kuda tengah
Pada dasarnya prinsip pelaksanaan sikap kuda-kuda tengah sama dengan melaksanakan kuda-kuda depan. Pada kuda-kuda depan hanya kaki, sedangkan
pada kuda-kuda
tengah lutut kuda-kudanya segaris tegak harus dengan kedua
kaki masing-inasing.
a)
Kuda-kuda
Samping.
Dari titik 0 kaki
kiri menggeser ke samping kiri. Berat badan pada kaki kiri, bahu kanan sejajar/segaris dengan kaki. Kuda-kuda ini
banyak dipakai untuk mengelak serangan menghilangkan bidang
sasaran sena untuk masuk menyerang lawan memotong langkah lawan.
Kuda-kuda Samping
a)
Kuda-kuda
silang.
Kuda-kuda silang dapat dilaksanakan yaini laug
depan dan
silang belakang. Berat badan dilimpahkan pada satu kaki yang lain ringan sentuhan dengan ibu ujung jari kaki. Di daerah berpasir atau berlumpur, ujung jari atau punggung kaki dapat mengambil
sikap menyerok.
Pada sikap silang deposit kaki yang ringan siap untuk menendang/menjejak, tetapi lincah berpindah arah untuk
menghilangkan serangan. Pada sikap silang belakang kaki yang
dipakai tumpuan dapat untuk menyerang. Posisi ini untuk sekali-sekali menipu
lawan, kaki yang satunya dapat berubah tempat. Sikap gerak pembelaan/serangan selalu didukung oleh
sikap kuda-kuda tertentu, maka latihan sikap kuda-kuda harus ditanamkan benar-benar. Latihan dasar kuda-kuda dilakukan
dari sikap tcgak 2.
1) Sikap Jongkok
Sikap jongkok ada
dua macam,
jongkok dan jengkeng. Sikap jongkok di sini bukan jongkok biasa, tetapi mencangkung pantat duduk pada ujung kedua tumit. Pinggang, punggung, leher dan kepala tegak lurus pandangan mata ke depan.
Keseimbangan tetap dijaga dengan baik. Kedua telapak tangan diletakkan di kedua lutut masing-masing tetapi dijaga
kewaspadaan dan kesiagaan. Jari-jari kaki dilatih juga otot-otot bahu tungkai
bawah dan sendi lutut ditambah sendi bahu. Untuk puteri kedua kaki agak merapat demikian juga sikap jengkeng.
Sikap jongkok
1) Sikap Duduk
Sikap
duduk meliputi sikap duduk pada umumnya dan sikap duduk sebagai dasar permainan bawah. Untuk permainan bawah ada 4
(empat)
sikap, yaitu : duduk, sila, simpuh, sempok/depok dan trapsila/mengorak sila. Dari sikap awal sikap tegak 2 kemudian duduk, sila atau sempok sila alasnya tegel atau ubin yang dijaga adalah ruas-ruas tulang belakang beristimewa ruas tulang
ekor. Terlalu keras ke ubin berbahaya untuk mata. Untuk latihan gerakan sikap duduk tangan kiri atau kanan membantu bila telah
lancar tanpa bantuan tangan. Sikap simpuh kedua lutut mendarat simpuh dilakukan seperti sembahyang.
Bila jari-jari
kaki ditekuk dan tumit menyangga badan.
Sikap duduk
Kelima sikap tersebut, badan dan kepala tegak, pandangan lurus ke muka, jadi sederhana tetapi tetap gagah dan anggun. Waktu sila kedua kaki melipat
ular bergelung
siap melakukan belaan atau
serangan kaki. Kedua lengan/tangan siap sempok/depok kaki yang di alas,
siap membela menyapu, menggunting lawan, menghalau/menjejak perut lawan.
SEKIAN TERIMA KASIH































Komentar
Posting Komentar